sport

RINDU TELADAN

stadion teladan tergenang |foto| rony muharrman

Catatan ini dari luar arena. Sabtu sore kemaren, kebetulan aku berpapasan dengan iring-iringan tiga sudako (angkot-bahasa medan) berwarna kuning di kawasan Padang Bulan, Medan. Tidak sama dengan sudako yang lain, penumpang di mobil ini seluruhnya lelaki beratribut PSMS Medan.

by Dedy Ardiansyah on Monday, May 25, 2009 at 12:14am


Rupanya mereka baru pulang menyaksikan tim kebanggan orang Medan itu usai bertanding melawan Persipura Jayapura, sang juara Liga Indonesia. Pertandingan ini bertajuknya first leg Copa Indonesia.

Tak ada aktivitas dan teriakan yel kemenangan. Tidak ada pesta. Mereka banyak diam. Aku merekam kesedihan di wajah-wajah itu. Yang tersisa hanya wajah keletihan. Kalaupun ada yang tersenyum, aku menangkap senyum yang tertahan. Seorang pemuda yang duduk paling depan menjawab pertanyaanku, “Kalah bang, 2-0.”

Aku tak coba mengurai kekalahan 0-2 PSMS atas tim Mutiara Hitam itu. Yang ingin aku sampaikan di sini adalah kerinduan warga Medan menyaksikan tim kebanggannya tampil di Stadion Teladan.

Konon, pertandingan sore itu, Stadion Teladan penuh. Penontonnya tumpah ruah. Saking berjubelnya, empat pintu masuk stadion terpaksa dibuka demi memenuhi hasrat warga Medan yang ingin menyaksikan timnya itu bertanding.

Tingginya antusiasme penonton menengok langsung Elie Aiboy dkk bermain memang sudah diubun-ubun. Bayangkan, sudah hampir setahun ini mereka hanya bisa menyaksikan penampilan PSMS dari pesawat televisi. Praktis, hanya empat kali (mohon dikoreksi kalau salah) saja Ayam Kinantan itu berkokok di Teladan. Selebihnya luntang lantung bermain di kampung orang.

Setelah terbuang dari Senayan, runner up Liga Indonesia tahun lalu ini kemudian tercampak ke Stadion Si Jalak Harupat (Bandung). Sekarang mereka pinjam lapangan wong Palembang, Jakabaring. Menyedihkan!

Aku sendiri tak sampai hati menengok tim yang aku banggakan ini luntang-lantung di negeri orang. Makanya setiap tampil di tivi, aku selalu berusaha menonton, minimal memanjatkan doa kemenangan, meski doa itu lebih sering tak terkabul.

Aku masih ingat ketika tim ini masih dibesut oleh Suimin Diharja. Begitu kuat dan militan. Saat tampil di Teladan, seluruh stadion dipenuhi lautan manusia berwarna hijau. Aku merasa bangga.

Dan kebanggan itu pun sebenarnya masih melekat hingga kini. Lihatlah bagaimana perkasanya PSMS di ajang AFC Cup. Menumbangkan macam-macan Asia Tenggara dan melenggang mulus hingga perempat final. Luar biasanya, PSMS tim pertama di Indonesia yang pernah menapaki perempat final AFC. Betapa bangganya hati ini. Kesuksesan PSMS adalah kesuksesan Indonesia juga. Bukan begitu?

Sayang, Teladan bukan saksi sejarah itu. Jakabaringlah yang mengukir tinta emas anak-anak Medan ini.

Aku, mungkin juga mewakili pecinta PSMS lainnya, tak bisa marah, meski kemarin PSMS takluk di tangan anak-anak Papua. Makanya usai kekelahan itu tak ada kerusuhan berarti layaknya tim-tim dari jawa sana. Penonton tetap memberi aplaus dan penghormatan bagi para pemain PSMS.

Penonton paham, kalah menang tak masalah. yang penting bisa menyaksikan timnya bermain di Teladan kembali. Mereka juga paham, kekuatan PSMS tak sebanding dengan lawannya. Toh, Markus Harison cs sudah memberikan permainan terbaik.

Atmosfir Teladan sore itu memberikan keharuan sekaligus kerinduan.

Ah, andai saja kerinduan ini bisa didengar para pejabat di Medan. Tapi siapa? Walikota? Apa dia berani? Apa dia mau? Bagaimana dengan Gubernur Sumatera Utara. Toh, selama ini PSMS selalu membawa nama harum SUmatera Utara juga. Gubsu bisa dong ikut campur tangan. Yah, setidaknya menjadi provokator untuk menarik PSMS kembali ke Medan.

Toh, sore itu Wagubsu juga menyaksikan anak-anak Medan ini bertanding di Teladan.

Jadi, tolong dong, dipikirkan bagaimana caranya membenahi Stadion Teladan. Mumpung masih ada waktu tersisa untuk musim depan. Berapa sih biayanya. Sepuluh, dua puluh atau 30 miliar. Dengan budget segitu, sudah mantap kali kurasa Stadion Teladan.

Masa sih tak ada sedikitpun dibenak para petinggi-petinggi di provinsi ini tuk memikirkan masa depan PSMS. Mencarikan investor kek, atau apa kek. Kreatif dong. Masa untuk hal pribadi bisa ngumpulin orang-orang kaya. Sesekali, duakali atau seseringmungkin, galang investor tuk merenovasi Teladan. Yang penting PSMS kembali tampil di Teladan. Titik!

komentar di facebook

LikeUnlike · · Share · Delete

    • Muhammad Ferry Budiman Sumbayakkita perlu punya pemimpin kreatif yang tau bgmana mengharumkan nama kota/daerah medan..yg berpihak ke rakyat dan salah satu program/kerja nyatanya adalah menjadikan sepakbola (yg memang punya sejarah nama besar) sebagai salah satu industri yang dikelola dengan baik sehingga dapat beroperasional mandiri, berprestasi dan bisa menjadi sumber pemasukan daerah..

      May 25, 2009 at 1:49am · LikeUnlike
    • Herna Jacqueline Christnatasha PardedeLOVE THIS😀

      May 25, 2009 at 5:56am · LikeUnlike
    • Ekmal Muhammad IndraprasthaDi Indonesia, Olahraga memang nomer sekian.

      May 25, 2009 at 10:07am · LikeUnlike
    • Dedy Ardiansyah‎@. Ferry. Sepakat. Cuma mencari figur sekapabel itu sama sulitnya mengajari mereka untuk menjadi pemain bola profesional.

      May 25, 2009 at 12:59pm · LikeUnlike
    • Dedy Ardiansyah‎@Ekmal. Sekian dan terimakasih…

      May 25, 2009 at 12:59pm · LikeUnlike
    • Muhammad Ferry Budiman Sumbayak‎@dedy: mgkn kalo niatnya besar dan benar untuk mengutamakan kepentingan umum di atas “kepentingan sendiri/golongan” semua itu bisa terwujud bang.. banyak kok tauke2 medan yang banyak duit.. tinggal bagaimana ada kerendahan hati dan sinkronisasi yang saling menguntungkan antara pemko dan swasta.. semua itu harus terpapar dalam konsep dan mekanisme yang jelas

      May 25, 2009 at 1:08pm · LikeUnlike
    • Dedy Ardiansyah‎@.Ferry. Intinya, ini bagian dari pertemuan kita di Solaria tempo hari. Gimana, sudah ada hasilnya bang?

      May 25, 2009 at 1:27pm · LikeUnlike
    • Muhammad Ferry Budiman Sumbayakhehe akur bang!..abang tinggal tunggu alarm nya aja ya.. lg dipermak ini.. mhn doa restunya

      May 25, 2009 at 1:33pm · LikeUnlike
    • Monang Panggabean

      kita gugat saja pemerintah ke jalur hukum. karena sesuai uu olahraga no 3 thn 2005, pemerintah wajib memenuhi sarana dan prasarana olahraga bagi rakyat. hal itu juga berarti, rakyat punya hak untuk mendapatkan fasilitas sarana olahraga yang… refresentatif. Setiap thn dana anggaran olahraga selalu dianggarkan hingga miliaran rupiah. Tapi kenyataan yg terlihat, provinsi berpenduduk 12 juta jiwa ini msh mengandalkan Stadion Teladan yang didirikan Tahun 1953 lalu.Tidak ada fasilitas atas sarana olahraga yang baru.
      May 25, 2009 at 2:35pm · LikeUnlike
    • Ekmal Muhammad IndraprasthaTapi ngomong-ngomong soal nasib PSMS, kenapa nggak Harian Global prakarsai sebuah pertemuan? Bikin deklarasi atau petisi untuk mengembalikan kejayaan PSMS.Dengan oplah yg kian moncreng, aku percaya Harian Global bisa ‘menolong’ PSMS dengan pengaruhnya.Ayo asah Taji Ayam Kinantan bersama-sama…

      May 25, 2009 at 2:43pm · LikeUnlike
    • Dedy Ardiansyah‎@ Ekmal. Petisi itu sudah dalam benakku pak. dalam tulisanku ini sebenarnya sudah ada, tapi aku cut. Karena aku masih butuh bimbingan teknis dari ahlinya..

      May 25, 2009 at 2:47pm · LikeUnlike
    • Ekmal Muhammad IndraprasthaAyo, Global Bisa!

      May 25, 2009 at 2:49pm · LikeUnlike
    • Dedy Ardiansyah‎@Monang. setuju pak. lembaga pak Tohap kemaren masih aktif gak ya? kan bisa di sharing ke mereka.

      May 25, 2009 at 2:51pm · LikeUnlike
    • Robin Chameleon

      Mantap, kalo media bisa memprakarsai pemko dan tauke2 medanmenurutku sarana dan prasarana hal terpenting, ga usah pelit2 untuk kesejahteraan pemain karena toh hasilnya untuk kita2 juga”cuaca” kota yang tercinta ini lebih dari cukup untuk m…enelorkan pemain2 hebat, sejak era ponirin meka sampai ansyari lubis, sampai skarang sakti, mahyaditapi kenapa pemain2 kita selalu ujung2nya membesarkan klub lainah andai kota kita bisa lebih menghargai sepakbola

      May 26, 2009 at 12:15am · LikeUnlike
    • Robby Effendiprakarsai aza pak ded. semacam apa kek. yg tujuannya mendorong psms lebih baik. paguyuban apa kek.. hehe

      May 26, 2009 at 10:09pm · Like

2 thoughts on “RINDU TELADAN

  1. Pingback: Lifeblog Blog o všem možném i nemožném s všeobecným pohledem na svět.. ®

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s