medan kita

Welcome to Medan

‘Raun Raun’

Kota Meda

Jangan melihat Kota Medan sebagai kota yang semrawut, Kota Judi atau kota dengan populasi dan “pengekspor” preman, pameo yang menjadi momok melegenda itu. Pandangan keliru tersebut harus cepat-cepat Anda ubah. Anda lupa kalau dalam setiap degup jantung kota metropolitan yang berada di ujung Pulau Sumatera ini menawarkan sejuta keistimewaan dan keunikan dalam banyak hal.

Ya, kota Medan memberi atmosfir menyenangkan bertajuk wisata. Sekarang Anda tinggal menentukan, mau menemukan suasana romantisme masa lalu berpadu dengan modern, berburu brand-brand kenamaan dunia yang murah meriah di pinggir jalan, atau berwisata sambil mencicipi makanan khas Medan yang ajep-ajep itu.

Nah, kali ini aku coba mempersembahkan spot-spot terbaik, sekaligus memperkenalkan potensi wisata di Kota Medan dan sekitarnya. Kiranya sajian ini dapat menginspirasi liburan Anda , yang aku jamin, Anda akan rindu untuk kembali berkunjung ke Medan.

oleh: dedy ardiansyah

Peta Kota Medan

peta-kota-medan.jpg

10 thoughts on “Welcome to Medan

    • medan memang keras bukan berar+i buruk, +api dengan begi+u se+iap orang yang lahir dan besar dimedan menjadi lebih mandiri dan kua menjalani hidup yang keras.”jika kau lunak pada kehidupan maka hidup akan keras padamu, jika kau keras pada kehidupan maka hidup akan lunak padamu”

  1. Fasilitas Jalan Amburadul, Pelayanan Publik Bobrok
    Pj Walikota Medan Tidak Cukup Minta Maaf kepada Masyarakat

    Medan, (Analisa)

    Pj Walikota Medan Drs. Afifuddin Lubis MSi tidak cukup meminta maaf saja kepada masyarakat Medan terkait pelayanan publik yang bobrok. Seharusnya permintaan maaf tersebut diikuti dengan realisasi program kerja.

    Demikian disampaikan Anggota Komisi A DPRD Kota Medan HM Yunus Rasyid M.Hum ketika dihubungi telepon selularnya, Rabu (29/10).

    Yunus menjelaskan, selama dua tahun praktis masyarakat Medan menderita karena tidak mendapat pelayanan fasilitas infrastruktur yang baik.

    “Kalau pelayanan infrastruktur saja tidak dibenahi jangan masyarakat dikecewakan dengan tidak mendapat pelayanan yang lain seperti pelayanan publik di kelurahan, kecamatan atau dinas-dinas terkait karena mental aparat yang bobrok,” katanya.

    Disebutkannya, masyarakat Medan sudah sangat memaklumi kondisi Pemko Medan tapi jangan karena alasan tersebut rakyat dikorban sehingga tidak mendapatkan hak-haknya.

    Pj Walikota Medan, kata Yunus Rasyid harus berani tegas kepada aparaturnya. Sekarang yang terlihat dari luar, banyak ketakutan-ketakutan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam melaksanakan tugas.

    Contohnya saja, lanjut mantan Rektor UISU ini ungkapan sejumlah camat yang tidak mau melakukan penggunaan anggaran untuk proyek drainase. Kalau memang seperti itu mental camatnya Pj Walikota Medan harus berani memberi tindakan tegas.

    Menurutnya, tidak ada jabatan yang tidak memiliki resiko. Jabatan itu, adalah peluang dan tantangan. “Itulah resiko-resiko yang harus diambil dan dipegang SKPD, kalau dia menjalan sesuai dengan tupoksi kenapa harus takut,” ucap Yunus yang mengaku jangan karena ketakutan pejabat, rakyat tidak dilayani.

    Trauma

    Sementara informasi yang diperoleh, saat ini masyarakat Medan trauma mengurus administrasi di kelurahan dan kecamatan. Salah satunya, pejabat kelurahan terkesan kurang bersahabat ketika ada warganya mengurus Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak dilayani secara maksimal.

    Padahal, Pj Walikota Medan setiap acara mengatakan pengurusan administrasi gratis, tapi saat pengurusan jika tidak ada ‘pelicin’ tak kunjung ditangani. Bahkan, sejumlah staf di kelurahan terkesan acuh tak acuh.

    Hal ini diakui salah seorang warga kepada Analisa yang enggan disebutkannya namanya. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai.

    “Blanko kosong, bapak datang aja dua minggu lagi,” jawab enteng staf di Kelurahan tersebut. Namun, saat warga datang lagi, pelayanan serupa juga terjadi.

    Menurut staf di kelurahan itu blanko kartu rumah tangga (KRT) masih belum tersedia di kantor Kecamatan Medan Denai.

    Selain itu, pelayanan di Dinas Tata Kota dan Tata Bangunan juga dikeluhkan warga. Zul warga Jalan Sisingamangaraja Medan mengaku kecewa karena pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)tak kunjung siap. Petugas di dinas ini berkilah kepala dinas tidak masuk selama seminggu. (maf)

  2. kalau mau melihat keburukan, bukan cuma medan yang buruk bung surya. masih banyak kota lainnya. justru rasa bangga itu mesti dimiliki dulu oleh orang-orang medan. baru mulai memperbaiki keburukan yang ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s