my story

Naik Kereta Api..Tut..Tut..Tut..

Akhirnya, aku pulang kampung lagi. Kayaknya, pulang kampung kali ini adalah yang kedua dalam setahun terakhir. Pertama, Juli lalu ketika musim libur sekolah, aku mengantarkan anak pertamaku. Dan sekarang, aku, istri dan kedua anakku pulang untuk mudik lebaran ke tanah kelahiranku; Rantauprapat, sekitar 220 kilometer dari Medan.

Kami stat dari rumah hari Kamis, pukul 9.30 pagi. Di bawah guyuran hujan, kami menumpang becak milik tetanggaku menuju stasiun kereta api (halah, lupa pulak aku nama abang itu, yang pasti bapaknya si Bambang, teman anakku). Aku perkirakan perjalanan dari rumah ke stasiun kereta api ditempuh dalam waktu 30 menit. Jadi tak akan telat karena jadwal keberangkatan pukul 10.30 Wib.

Dua hari lalu, tiketnya sudah kupesan dengan seorang kenalan, namanya bang Samsir, petugas di KA juga. Beruntung, meski H min 2 Idul Fitri, aku masih kebagian tiket juga, eksekutif lagi.. Mantafkan? Hehehehe….

Becak yang kami tumpangi pun melaju perlahan. Sangat perlahan, karena hujan tetap menghadang. Lampu merah pun tak dapat dilawan. Ada empat traffic light yang kami lalui. Dan setiap lampu merah menyala, lamanya minta ampun. Setiap lampu merah memakan waktu lebih dari satu menit. Ada yang 84 detik, ada 74 detik. Paling cepat 54 detik. Intinya, karena hujan dan lampu merah itu kami ketinggalan kereta api. Kami tiba 10 menit lebih lambat dari jadwal keberangkatan.

Kesalnya minta ampun. Bukan apa-apa, gara-gara telat 10 menit itu, tiket seharga Rp 225 ribu pun akhirnya hangus begitu saja. Tapi mau menyalahkan siapa? Hujan? Lampu merah? Tidak! kamilah yang teledor. Kenapa tidak sekalian berangkat jam 9 saja. Tapi ya sutralah… akhirnya kami menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya pukul 15.10 Wib. Kocek akhirnya dirogoh untuk membeli tiket. Yang tersedia cuma tiket bisnis, itu pun setelah dibantu Pak Sihite, Kepala stasiun. Kalau tidak, mungkin gak kebagian tiket lagi.

Hmm..perjalanan yang melelahkan itu akhirnya terobati setelah sampai di gerbang stasiun kereta api Rantauprapat.

2 thoughts on “Naik Kereta Api..Tut..Tut..Tut..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s