documentary

Kontroversi Legalisasi Ganja

Wacana legalisasi ganja yang disampaikan Badan Narkoba Nasional menarik untuk disimak. Berdasarkan hasil penelitian sementara BNN dan INIDA (Indonesian National Institute on Drug Abuse), ganja bermanfaat di dalam kehidupan, seperti untuk kebutuhan industri.

Ada dua wacana yang dilontarkan BNN kepada masyarakat: wacana legalisasi ganja dan usul pembuatan RUU Antinarkoba sebagai gabungan UU No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan UU No 22 Tahun 1997 tentang Narkotika.

Tujuannya, memberantas sindikat peredaran narkoba dan obat terlarang lainnya menggunakan celah UU Psikotropika yang mengatur penggunaan obat terlarang untuk tindakan medis. Di dalam RUU Antinarkoba itu juga diwacanakan didirikannya Pusat Penelitian Ganja untuk mengkaji pemanfaatan tanaman itu di negara ini.

Berkaitan wacana legalisasi tersebut, BNN akan mengadakan penelitian tentang pemanfaatan ganja yang hasilnya direkomendasikan kepada pemerintah untuk kemungkinan dibuatnya aturan sebagai payung hukum.

Sesungguhnya, wacana BNN ini tampaknya susah diwujudkan, dan pasti akan mendapat tantangan dari masyarakat. Mengingat kultur dan agama di negara kita tidak memungkinkan hal itu, dan ganja sudah dikonotasikan sebagai barang haram.

Kalaupun ganja di negara kita jadi dilegalkan pemakaiannya dan peredarannya dibatasi hanya di tempat dan dalam jumlah tertentu, pertanyaannya bagaimanakah kemampuan pemerintah dalam hal ini aparat penegak hukum dalam melakukan kontrol. Mengingat, pengawasan yang dilakukan aparat penegak hukum merupakan salah satu masalah yang masih harus dibenahi dalam kerangka penegakan hukum (law enforcement) di negara kita.

Selain itu, kesadaran hukum masyarakat perlu diperhatikan. Sebab, pilar utama dalam penegakan hukum adalah hukum itu sendiri, masyarakat, aparat penegak hukum, sarana dan prasarana merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Tentu, kita tidak bisa secara langsung menghakimi bahwa usulan BNN adalah perbuatan yang bertentangan dengan hukum. Tetapi dalam kerangka melegalkan peredaran ganja tentunya bukan hanya pemanfaatannya yang perlu diteliti, kondisi sosial dan budaya masyarakat kita pun harus dikaji secara komprehensif dan mendalam. Risiko yang akan dihadapi sangat membahayakan.

Selain itu, revisi UU Psikotropika dan UU Narkotika mutlak dilakukan. Hampir 10 tahun sejak diundangkannya kedua UU itu, kenyataan di lapangan menunjukkan masih jauh dari rasa keadilan masyarakat. Khususnya mengenai ancaman hukuman yang masih dianggap terlalu ringan.

7 thoughts on “Kontroversi Legalisasi Ganja

  1. Ancaman Hukuman yang TERLALU ringan??????????????????????????????

    Oknum human trafficking (jual wanita-wanita indonesia buat jadi pelacur) bisa bebas dalam sekejap…
    Sementara selinting ganja hukumannya minimal 4 tahun ???

  2. adilkah seorang penghisap ganja di masukan dalam penjara selama 5 tahun??? dan sebelum dimasukan dia harus menjalani proses hukum, di mana proses hukum di negara kita ini masih sangat kacau. mereka disiksa seperti kriminal, mereka diperas uangnya. apakah ini adil bagi seorang penghisap ganja??? apa yang dihasilkan dari seorang penghisap ganja, apakah dia berbuat sesuatu yang kriminal sehingga merugika orang lain. negara ini memang masih sangat perlu mengkaji lagi pelegalan ganja. kemana isu yang kemaren di lontarkan oleh BNN??? apakah itu cuma suatu pengaliahan isu saja? BNN kau ganja ini baik untuk umat manusia tapi mereka masih saja menjilati penguasa, dan menjadi budak penguasa. sehingga hal positif yang ada di dalam tumbuhan ini hilang dengan begitu saja. you now?

    http://legalisecannabis.blog.friendster.com/

    http://herb-cannabis.blogspot.com/

    di sini banyak cerita tentang taneman ini. dan disini juga ada efek yang timbul dari dilarangnya tanaman ini untuk berkembang biak di bumi. klo anda ingin, melihat tanaman ini dapat menghasilkan sesuatu yang psitif bagi umat manusia. maka bergabunglah bersama kami. dan kami membutuhkan tanggapan anda tentang pelegalan GANJA di indonesia. kami berterima kasih untuk perhatian anda semua terhadap tumbuhan ini.

    -RasT-

    TUHAN memberkati semua mahluk yang telah diciptakannya

  3. pengguna ganja tidak ubahnya seperti tawanan perang dikala berada di kantor polisi ataou pramuka…….

    koruptor bisa berlenggang….

    gila gila gila negara gilaaaaaaaaaaaaaaa

  4. menurut saya ganja sah2 aja tuh, asalkan tidak terlalu banyak memakainya. kenapa orang yg tertangkap menggunakan ganja ato membawanya di hukum penjara bertahun tahun? banyak anak muda yg masuk penjara hanya gara2 ketangkep membawa ganja 1 lin ato 2 lin, bukankah itu merusak masa depan mereka? mereka tidak dapat sekolah di penjara, itu sama saja merusak masa depan mereka. pernahkah negara ini berfikir seperti itu? bagaimana dengan hukuman koruptor atau penjual wanita2 untuk menjadi pelacur? dengan gampangnya negara ini mengeluarkan koruptor hanya karena mereka membayar/menyogok. bagaimana dengan rakyat2 miskin pengguna ganja? mereka di siksa seperti kriminal. benar2 negara gila ckck

  5. legallize ganja??? yg dimaksud legal itu gimana?? seperti minuman ber-alkohol tinggi yg dijual dibar atau pinggiran jalan warung remang?? ini juga merusak!! sama rusaknya pelaksana hukum.

    “Khususnya mengenai ancaman hukuman yang masih dianggap terlalu ringan.” untuk kasus narkoba jenis apa?? pengedar kelas bulu,berat, kurir atau pemakai? kumpulkan data kasus dulu sebelum state lalu pake kta2 yg jelas untuk menghindari miss.

    pelaksana dan penentu hukum di negara ini benar2 sudah tertalu. Bukankah hukum itu produk dari kemajuan umat manusia, yah seperti produk teknologi diciptakan untuk kebaikan dan kesejahteraan manusia.

    kasus narkoba jenis ganja yg sedikit (penggunaan sendiri) atau mungkin meraka hanya sesekali menggunakan atau hanya terbawa lingkungan sesaat, itu semua akan menjadikan malapetaka seumur hidup seseorang jika tertangkap, berapa tahun hukuman kurung ??? atau berapa uang yg harus dikeluarkan dgn dalih jaminan?? apakah ini sebanding dan adil. talkin’ shit!!

    keadilan yg mereka putuskan dalam bentuk hukum bukannya memperbaiki keadaan seperti slogan omong kosongnya “Narkoba Menghancurkan Masa Depan” namun sebaliknya sistem yg mereka buatlah yg malah menghancurkan massa depan seseorang yg sesaat memakai ganja, keadaan frustasi keluarganya dalam ketidak mampuan dan kekecewaan.

    down to the system!!

  6. Saya bingung banyaknya situs atau jejaring sosial yang lainnya membahas ganja, Suamiku itu memakai ganja (kadang 2X) selama berpuluh tahun lamanya,alhasil dia juga biasa aja,malah dia tergolong pria yang bertanggung jawab terhadap keluarga untuk ukuran laki – laki jaman sekarang menurutku. Dan aku lihat sendiri dia juga nggak kecanduan,buktinya sering dia menyimpan tapi nggak dipakai, kalau aku tanya jawabnya sederhana ” lagi nggak mud ma “.
    Jadi Legalisasi itu ya penting menurutku,karena bahayanya ganja itu ya cuma pada Undang – Undang Pelarangan dan dimasukkannya ganja sebagai Narkoba kelas 1itu.

  7. ktika manusia punya kesadaran diri terhadap ganja tersebut plegalan gnja itu nda masalah,,!!!
    jangan sampai kita hax mlihat dari satu sisi sja,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s