Kursi Panas sang Ketua

Setumpuk beban kini disandang Persatuan Sepakbola Medan Sekitarnya (PSMS), klub kebanggan masyarakat Kota Medan. Didukung dana berlimpah dan materi pemain yang berkualitas tapi tak kunjung meraih prestasi tinggi di kancah sepakbola Indonesia.

Kursi Panas Sang Ketua (II)

Ia punya alasan kuat kenapa Walikota Medan itu harus ikut mempertanggungjawabkan kebobrokan pengurus. “ Seluruh komposisi kepengurusan PSMS periode 2004-2008 disusun sendiri oleh Abdillah yang ketika itu formatur tunggal, Malah saya yang mendorongnya sebagai formatur tunggal,” ujar Martius sedikit menyesal.

SANDIWARA DI LAPANGAN HIJAU

Pengurus berjanji akan membubarkan tim PSMS saat ini. Mereka menilai, loyalitas pemain terhadap klub sudah tidak ada lagi.
Seraut wajah Randiman Tarigan tampak bersedih. Ekspresi kekecewaannya begitu kental terlihat usai menyaksikan penampilan anak asuhnya bermain tanpa motivasi saat ditaklukan Persijap 0-1 Medio Juni lalu. Dari pinggir lapangan, Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan itu tak lagi mampu [...]

Bau Amis Sebuah LPJ

Piala Dunia telah usai. Tudingan penggelapan dana bantuan PSMS dari APBD berkibar kembali. Sebuah kecurigaan yang, mestinya, tidak main-main.

Kabar tak sedap itu bermula dari kegagalan PSMS meraih prestasi lebih jauh di Liga Indonesia XII. Sejumlah tudingan akhirnya mengerucut: PSMS berubah layaknya mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).