|| pada pagi aku merintih || Medan 1422 H

PADA PAGI AKU MERINTIH

Ini merupakan cerpen pertamaku yang dimuat di Harian Analisa Medan tahun 2001. Cerpen ini adalah sebuah situasi di mana banyak orang merasakannya. Dan aku mencoba menyelami perasaan mereka….
oleh. dedy ardiansyah

basuki “pak tuntung” || foto: H.Tobing

Pak Tuntung, Membungkus Senyum, Merengkuh Untung

Karakter Pak Tuntung dari Harian Analisa Medan.
PANTAU Edisi September 2002, No. 029
JALAN Kesawan adalah kawasan penting kota Medan. Ruas jalan itu satu arah, lebarnya tak lebih dari delapan meter dan tak bisa menampung puluhan kendaraan yang tiap menit melintas. Di kawasan ini pula berdiri kantor redaksi harian Analisa, sebuah suratkabar terbesar sirkulasinya di Sumatra Utara.
Oleh. [...]

prangko pak tuntung ||kompas15 Maret 2000